Geliat Zoologicum Herpetofauna Papua Balai Litbang LHK Manokwari

 Kunjungan Anggota Pemerhati Herpetofauna Jerman (DGHT)

Penelitian satwa telah cukup lama dilaksanakan oleh Balai Litbang LHK Manokwari, salah satunya mengambil topik herpetofauna. Spesimen herpetofauna tersebut tersimpan sebagai koleksi yang dimiliki Zoologicum Balai. Zoologicum Herpetofauna Papua (ZHP) merupakan laboratorium satwa pada Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manokwari (BP2LHKM), yang juga berfungsi sebagai tempat koleksi spesimen satwa liar asal Papua. Dilatarbelakangi pemikiran pentingnya menyimpan suatu bukti autentik satwa liar dalam bentuk spesimen (koleksi awetan) kegiatan penelitian, ZHP ke depan diharapkan mempunyai peranan tambahan sebagai sarana pendidikan pengenalan satwa liar kepada masyarakat luas terutama pelajar, mahasiswa dan para hobiis satwa liar (reptil). Disamping itu, mengusung visi sebagai Pusat Koleksi Spesimen Herpetofauna Papua, laboratorium ini diproyeksikan menjadi salah satu referensi utama dalam penelitian herpetofauna di Papua.

Mulai direvitalisasi pada tahun 2017, laboratorium yang memiliki koleksi spesimen ular, kadal dan kura-kra ini terus berbenah melakukan perbaikan koleksi, penataan dan peningkatan kualitas manajemen. Pembangunan database dan penambahan koleksi akan terus diupayakan sehingga fungsi dan peran laboratorium dapat dimainkan secara maksimal. Sejak direvitalisasi, laboratorium ini telah menerima kunjungan dari siswa/mahasiswa, pejabat Kementerian dan pemerhati reptil luar negeri, yang semuanya menyampaikan apresiasi dan kekaguman akan koleksi yang dimiliki.

Sebagai contoh ada tanggal 28 Mei 2018, ZHP menerima kunjungan 2 anggota kelompok studi herpetofauna asal jerman (DGHT= Deutsche Gesellschaft für Herpetologie und Terrarienkunde). DGHT merupakan organisasi pemerhati herpetofauna Internasional yang berkedudukan di Jerman. Organisasi ini memiliki sekitar 6000 anggota yang berasal lebih dari 30 negara dan berbagai disiplin ilmu. Di sela-sela kunjungan ke Manokwari, Andrea Eva Maria (Andrea) dan Beart menyempatkan diri berkunjung ke ZHP untuk melihat koleksi reptile dan amphibi yang dimiliki, serta mengkonfirmasi keberadaan jenis Hydrosaurus sp di Papua.

Gambar 1. Anggota DGHT dan peneliti BP2LHK Manokwari. Kiri ke Kanan: Eva Maria, Beart dan Richard Triantoro

Gambar 2. Berfoto Bersama saat melihat koleksi herpetofauna di laboratorium minizoologicum Mini Zoologicum Papua. Kiri ke Kanan: Kuswandi, Andrea, Beart, Richard Gatot dan Rifki.

Selain melihat koleksi herpetofauna di BP2LHK Manokwari dan berdiskusi tentang herpetofauna Papua, mereka juga menginformasikan bahwa organisasi mereka (DGHT) adalah organisasi studi Herpetofauna terbesar di Jerman dan bersifat terbuka untuk menerima anggota baru yang berasal dari luar Jerman dan hal tersebut juga merupakan peluang ZHP untuk meningkatkan jejaring kerja. Koordinator ZHP, Richard Gatot Nugroho, menjelaskan bahwa koleksi Herpetofauna yang dimiliki oleh BP2LHK Manokwari adalah salah satu yang terbaik di Papua, dan kedepan diarahkan untuk dapat mengkoleksi semua spesimen herpetofauna di Papua dan perluasan jejaring kerja dengan berbagai pihak.

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto Bulan Ini

Pos-pos Terbaru

Buku

Teknik Penagkaran Burung Mambruk (Goura Sp.)

Buku yang di tulis oleh Hadi Warsito ini menjelaskan tentang Burung Mambruk (Gorua Sp.)  yang di kategorikan mendapat perlindungan dari ...

Baca selengkapnya

30 Tahun Wanariset Anggresi

Buku 30 Tahun Wanariset Anggresi: Sebuah Hasil Kerja Bersama merupakan buku yang dibuat untuk memperkenalkan salah satu aset berharga BP2LHK Manokwari yang ...

Baca selengkapnya

Rediversifikasi Pangan Papua 2

Buku ini mengungkapkan keanekaragaman flora tanah Papua dan pemanfaatannya oleh masyarakat tradisional dan prospek pengembangan sebagai diversifikasi bahan pangan. Buku ...

Baca selengkapnya

Rediversifikasi Pangan Papua 1

Buku ini mengungkapkan keanekaragaman flora tanah Papua dan pemanfaatannya oleh masyarakat tradisional dan prospek pengembangan sebagai diversifikasi bahan pangan. Buku ...

Baca selengkapnya

Warta Matoa

Link Terkait

  • Pengunjung

    0019652
    Hari ini : 77
    Kemarin : 73
    Bulan ini : 1133
    Total Kunjungan : 19652
    Hits Hari ini : 355
    Total Hits : 58823
    Who's Online : 1
    plugins by Bali Web Design

    Visitor Map

    Flag Counter
    Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup Dan kehutanan