TEKNISI BP2LHK MANOKWARI PARTISIPASI DALAM SEMINAR NASIONAL FORUM TEKNISI LITKAYASA BLI 2018

Bertempat di Balai Litbang Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan (BPPPTH) Bogor, Badan Litbang dan Inovasi (BLI) menyelenggarakan Seminar Nasional Teknisi Litkayasa BLI tahun 2018. Seminar yang diprakarsai oleh BPPTH Bogor dan Balai Litbang Teknologi Agroforestri (BPPTA) Ciamis ini berlangsung selama 2 hari yaitu 6 – 7 September 2018. Tema Seminar Forum Teknisi Litkayasa lingkup BLI kali ini adalah “Peran Strategis Teknisi Litkayasa Dalam Meningkatkan Kinerja Badan Litbang dan Inovasi LHK”. Seminar Teknisi Litkayasa dilaksanakan sebagai wadah temu ilmiah Teknisi Litkayasa lingkup BLI yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas Teknisi Litkayasa dalam membantu pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengembangan lingkup BLI. Selain itu sebagai sarana bagi para teknisi lingkup Badan Litbang dan Inovasi untuk berbagi pengalaman dan informasi mengenai kegiatan dan hasil-hasil litbang yang telah dilakukan.

Seminar ini dibuka oleh Sekretaris Badan Litbang dan Inovasi yang diwakili oleh Kepala Bagian Kepegawaian, Hukum dan Ortala serta dihadiri juga oleh para Kepala Balai lingkup BLI. Sebanyak lebih dari 60 perwakilan teknisi litkayasa dari seluruh satuan kerja lingkup BLI hadir dalam acara tersebut dan 41 naskah paparan disajikan dalam seminar nasional tersebut. Rangkaian kegiatan seminar ini terdiri dari paparan dan arahan dari Ketua Dewan Riset, Diskusi Penilaian Angka Kredit Teknisi Litkayasa oleh Tim Penilai serta paparan materi ilmiah oleh para teknisi.

Setelah sempat absen pada seminar sebelumnya, Balai Litbang Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Manokwari pada kesempatan ini mengirimkan 2 (dua) orang perwakilan teknisi litkayasa, yaitu Yolanda Noya, S.Hut dan Sunardi, S.Hut. Yolanda dalam kesempatan ini menyampaikan paparan mengenai Pemanfaatan Tumbuhan Hutan Berkhasiat Obat di Papua. Paparan ini dilatarbelakangi kenyataan bahwa pemanfaatan tumbuhan berkhasiat obat di Papua berbeda antar suku/daerah yang satu dengan yang lain, baik ditinjau dari jenis yang digunakan maupun tehnik meramu tumbuhan obat tersebut. Hal ini disebabkan oleh pengetahuan masyarakat adat tentang tumbuhan berkhasiat obat diperoleh secara turun temurun yang merupakan kearifan lokal masyarakat setempat. 3 jenis tumbuhan berkhasiat obat yang dipaparkan adalah Arcangelisia flava (L) Merr (Menispermaceae), Drymis berccarii (Winteraceae) dan Smilax sp. (Smilacaceae). Jenis tumbuhan Arcangelisia flava dimanfaatkan untuk penyembuhan malaria, hepatitis A dan meningkatkan stamina, Drymis berccarii dimanfaatkan untuk meningkatkan stamina dan Smilax sp. dimanfaatkan untuk meningkatkan vitalitas pria. Ekologi habitat ketiga jenis tersebut bervariasi dari hutan dataran rendah sampai hutan pegunungan tengah di Papua. Sedangkan Sunardi menyampaikan paparan mengenai Komposisi Jenis dan Penanaman Mangrove di Oransbari, Manokwari Selatan. Dalam paparan ini disajikan mengenai informasi komposisi jenis mangrove yang ada di Oransbari dan manfaat mangrove bagi masyarakat sekitar.

Diskusi untuk keseluruhan materi berlangsung sangat menarik dan interaktif. Para teknisi cukup antusias dalam mengikuti acara ini karena sangat bermanfaat untuk memperluas wawasan, berbagi pengetahuan serta menjalin silaturahmi antar teknisi BLI. Diharapkan melalui seminar teknisi ini, inovasi dan gagasan para teknisi dapat dimunculkan serta dapat bermanfaat dan berdampak nyata bagi para pengguna Iptek BLI yang bersifat lokal, nasional dan global.

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto Bulan Ini

Pos-pos Terbaru

Buku

Teknik Penagkaran Burung Mambruk (Goura Sp.)

Buku yang di tulis oleh Hadi Warsito ini menjelaskan tentang Burung Mambruk (Gorua Sp.)  yang di kategorikan mendapat perlindungan dari ...

Baca selengkapnya

30 Tahun Wanariset Anggresi

Buku 30 Tahun Wanariset Anggresi: Sebuah Hasil Kerja Bersama merupakan buku yang dibuat untuk memperkenalkan salah satu aset berharga BP2LHK Manokwari yang ...

Baca selengkapnya

Rediversifikasi Pangan Papua 2

Buku ini mengungkapkan keanekaragaman flora tanah Papua dan pemanfaatannya oleh masyarakat tradisional dan prospek pengembangan sebagai diversifikasi bahan pangan. Buku ...

Baca selengkapnya

Rediversifikasi Pangan Papua 1

Buku ini mengungkapkan keanekaragaman flora tanah Papua dan pemanfaatannya oleh masyarakat tradisional dan prospek pengembangan sebagai diversifikasi bahan pangan. Buku ...

Baca selengkapnya

Warta Matoa

Link Terkait

  • Pengunjung

    0019655
    Hari ini : 80
    Kemarin : 73
    Bulan ini : 1136
    Total Kunjungan : 19655
    Hits Hari ini : 410
    Total Hits : 58878
    Who's Online : 1
    plugins by Bali Web Design

    Visitor Map

    Flag Counter
    Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup Dan kehutanan