KUNJUNGAN DIREKTUR GIZ DI BP2LHK MANOKWARI “LANGKAH AWAL KERJASAMA DI BUMI CENDRAWASIH”

Selama dua hari (tanggal 11-12 Oktober 2018), BP2LHK Manokwari menerima kunjungan tim GIZ-Forclime (Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit) yang terdiri dari Direktur Program Georg Buchholz dan didampingi Senior Adviser Dr. Pipin Permadi.. Ada 2 agenda utama kunjungan ini yaitu diskusi dengan tim BP2LHK Manokwari terkait kemungkinan dukungan GIZ dalam kegiatan kelitbangan dan kunjungan fasilitas sarana prasarana litbang BP2LHK Manokwari. Tim GIZ tersebut disambut oleh oleh Kepala BP2LHK Manokwari, Dana Apriyanto dan para peneliti. Dalam sambutannya, Georg menyampaikan bahwa kunjungan ke berbagai pihak di Papua Barat ini bertujuan untuk membuka jejaring dan mengumpulkan informasi dalam menentukan bentuk program dan kegiatan GIZ yang sesuai  dan mendukung pembangunan kehutanan di Papua Barat. GIZ juga telah berpengalaman dalam mendukung proses pembangunan KPH di berbagai daerah dan mandat yang selama ini diemban adalah mendukung capacity building dan policy support.

Pipin Permadi menambahkan bahwa GIZ-Forclime merupakan kerjasama bilateral 2 (dua) negara yantu Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jerman dan saat ini program GIZ sudah dilaksanakan di 4 provinsi yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara dan Sulawesi Tengah. Berdasarkan hasil G to G negotiation tahun 2017, GIZ diberi peluang untuk mengembangkan program kegiatan di Papua dan direncanakan Project besar GIZ akan dimulai pada tahun 2021. Namun demikian, berbagai kegiatan akan dilaksanakan sebelum project tersebut dimulai. Sementara itu, Dana Apriyanto menyampaikan berbagai hasil iptek yang telah dicapai BP2LHK Manokwari dan berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut. Berbagai komoditas dan topik riset disampaikan antara lain sagu, masoi, anggrek, biodiversitas flora dan fauna serta penelitian KPH. Acara dilanjutkan dengan diskusi yang cukup intens terkait pengembangan berbagai komoditas tersebut dan permasalahan/kendala pembangunan KPH di Papua terkait masalah kebijakan dan sosial ekonomi masyarakat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke sarana prasarana litbang yang dimiliki BP2LHK Mankokwari yaitu koleksi anggrek papua, penangkaran kasuari, penangkaran kura-kura leher ular, demplot masoi, herbarium dan zoologicum herpetofauna. Tim GIZ cukup antusias dalam kunjungan tersebut dan ditunjukkan dengan diskusi tentang pengelolaan sarpras litbang tersebut.

 

 

Pada hari kedua, kunjungan difokuskan pada demplot tanaman sagu di Koyani yang berjarak sekitar 2 jam berkendaraan dari Manokwari. Demplot seluas 5 hektar ini telah ditanami sagu dari berbagai asal sejak tahun 2009 dan tahun 2018 ini telah melakukan panen perdana. Mr. Georg dan tim GIZ mendapatkan penjelasan tentang penelitian sagu ini dari peneliti terkait, Dr. Betseba dan Dr. Pudjo Mardi, serta teknisi di lapangan. Mr. Georg sangat terkesan dengan langkah BP2LHK Manokwari dalam pembangunan plot sagu yang melibatkan masyarakat sekitar seperti prioritas kerja GIZ di Indonesia. Mr. Georg yang masih awam tentang tanaman maupun budidaya sagu mengungkapkan bahwa dari diskusi dilapangan mendapatkan informasi yang begitu penting mengenai sagu. Dalam keterangannya Dr. Batseba Suripatty mengatakan “demplot sagu yang terawat dan terpelihara untuk tujuan riset maupun pendidikan sudah tidak ada lagi dan hanya plot sagu koyanilah yang masih terjaga”. Disela-sela kunjungannya tim GIZ  melakukan memorial planting dengan menanam sagu di Plot tersebut.

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto Bulan Ini

Pos-pos Terbaru

Buku

Teknik Penagkaran Burung Mambruk (Goura Sp.)

Buku yang di tulis oleh Hadi Warsito ini menjelaskan tentang Burung Mambruk (Gorua Sp.)  yang di kategorikan mendapat perlindungan dari ...

Baca selengkapnya

30 Tahun Wanariset Anggresi

Buku 30 Tahun Wanariset Anggresi: Sebuah Hasil Kerja Bersama merupakan buku yang dibuat untuk memperkenalkan salah satu aset berharga BP2LHK Manokwari yang ...

Baca selengkapnya

Rediversifikasi Pangan Papua 2

Buku ini mengungkapkan keanekaragaman flora tanah Papua dan pemanfaatannya oleh masyarakat tradisional dan prospek pengembangan sebagai diversifikasi bahan pangan. Buku ...

Baca selengkapnya

Rediversifikasi Pangan Papua 1

Buku ini mengungkapkan keanekaragaman flora tanah Papua dan pemanfaatannya oleh masyarakat tradisional dan prospek pengembangan sebagai diversifikasi bahan pangan. Buku ...

Baca selengkapnya

Warta Matoa

Link Terkait

  • Pengunjung

    0019654
    Hari ini : 79
    Kemarin : 73
    Bulan ini : 1135
    Total Kunjungan : 19654
    Hits Hari ini : 378
    Total Hits : 58846
    Who's Online : 1
    plugins by Bali Web Design

    Visitor Map

    Flag Counter
    Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup Dan kehutanan