HASIL LITBANG, MENUJU PEMBANGUNAN KEHUTANAN YANG LESTARI

BPK Manokwari (Manokwari, 05/06/2015). Dengan ditandainya pemukulan Tifa sebanyak lima kali, maka acara Ekpose Hasil Penelitian dan Pengembangan Balai Penelitian Kehutanan Manokwari resmi di Buka oleh Asisten III Setda Provinsi Papua Barat,  Fransiskus Kosama.  Tifa adalah alat musik tradisional yang digunakan untuk upacara dan acara adat suku-suku di Papua. Bertempat di Swis-belhotel Manokwari, Balai penelitian dan kehutanan Manokwari menyelenggarkan Ekspose hasil Penelitian dan Pengembangan. Tema dalam acara ini adalah Hasil-hasil Penelitian dan Pengembangan untuk mendukung pembangunan Sektor Kehutanan di Tanah Papua.

Acara ini terselenggara sebagai salah satu wujud pertanggungjawaban kepada masyarakat  sekaligus mendesiminasikan hasil litbang, ungkap Kepala Balai Penelitian Kehutanan Manokwari, Bagus Novianto. Ditambahkan juga bahwa pada ekpose kali ini akan disampaikan hasil litbang sebanyak delapan presenter yang terbagi menjadi 2 kelompok besar yakni konservasi dan rehabilitasi serta pengelolaan hutan.

New Picture (5)Gambar 1. Pembukaan  oleh Asisten III Setda Prop. Papua Barat

Prof. riset, Dr. Gustan Pari, B.Sc, M.Si menyampaikan bahwa Litbang saat ini sedang menyusun rencana penelitian dan pengembangan untuk 2015-2019. Hal yang menarik adalah usulan daerah atau masyarakat dapat diakomodir dalam satu wadah yakni penelitian dan pengembangan unggulan daerah. Silahkan kepada pemda maupun masyarakat untuk mengajukan usulan penelitian yang diselaraskan dengan kebutuhan dan isu lokal daerah setempat.  Hal ini disambut baik oleh Fransiskus Kosama, Beliau mengingatkan bahwa pentingnya koordinasi antar sektor agar pembangunan kehutanan tidak salah arah. Sektor pertambangan, perkebunan, pertanian, PU dan lain-lain harus bisa seiya sekata dalam pendukung pembangunan kehutanan. Acara ekspose ini tidak boleh berhenti, namun harus berlanjut sehingga memberikan manfaat nyata, tambah beliau.

 New Picture (6)
Gambar.2 Suasana Ekspose Hasil Litbang

Peserta yang hadir kurang lebih 160 orang yang berasal dari institusi pemerintah dan daerah, UPT Kementerian Kehutanan, Pemerintah daerah provinsi, Kabupaten/kota, Perguruan Tinggi, NGO (Kamuki, Perdu, Paradisea), masyarakat adat, mahasiswa dan guru dan stakeholder lainya.

New Picture (7)Gambar. 3 Pameran  Hasil-Hasil Litbang

Selama sehari para narasumber menyampaikan hasil presentasinya yaitu: Dr. Pudja mardi Utomo, Ir. Batseba A. Suripatty, M.Sc, Krisma Lekitoo, S.Hut, M.Sc, Richard Gatot NT, S.Hut, M.Si, Baharinawati WH, S.Sos, M.Sc, Sandhi Imam Maulana, S.Hut, MEPM, dan Hadi Warsito, S.Hut, M.Sc. Ketujuh narasumber tersebut secara panel menyampaikan hasil penelitiannya.

Dalam seminar ini terdapat apresiasi dan antusias dari peserta terkait dengan hasil litbang yang disampaikan seperti Kopi Kasuari maupun review terhadap SK Menhut No. 163/KPTS-II/2003 tentang pengelompokan jenis kayu perdagangan. Melalui serangkan penelitian kopi kasuari dapat menjadi sebuah pilihan untuk mendukung konservasi Kasuari.  Lebih lengkap juga para peserta juga di persilahkan untuk mencicipi rasa KOPI KASUARI ini, wow mantap celetuk salah satu peserta. (YN)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto Bulan Ini

Buku

Teknik Penagkaran Burung Mambruk (Goura Sp.)

Buku yang di tulis oleh Hadi Warsito ini menjelaskan tentang Burung Mambruk (Gorua Sp.)  yang di kategorikan mendapat perlindungan dari ...

Baca selengkapnya

30 Tahun Wanariset Anggresi

Buku 30 Tahun Wanariset Anggresi: Sebuah Hasil Kerja Bersama merupakan buku yang dibuat untuk memperkenalkan salah satu aset berharga BP2LHK Manokwari yang ...

Baca selengkapnya

Rediversifikasi Pangan Papua 2

Buku ini mengungkapkan keanekaragaman flora tanah Papua dan pemanfaatannya oleh masyarakat tradisional dan prospek pengembangan sebagai diversifikasi bahan pangan. Buku ...

Baca selengkapnya

Rediversifikasi Pangan Papua 1

Buku ini mengungkapkan keanekaragaman flora tanah Papua dan pemanfaatannya oleh masyarakat tradisional dan prospek pengembangan sebagai diversifikasi bahan pangan. Buku ...

Baca selengkapnya

Warta Matoa

Pos-pos Terbaru

Link Terkait

  • Pengunjung

    0106207
    Hari ini : 87
    Kemarin : 100
    Bulan ini : 1033
    Total Kunjungan : 106207
    Hits Hari ini : 991
    Total Hits : 1193001
    Who's Online : 3

    Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2020

    Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2020

    Bangga Buatan Dalam Negeri

    Bangga Buatan Dalam Negeri

    FORDA ANNIVERSARY

    Visitor Map

    Flag Counter
    Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup Dan kehutanan