KOPI KASUARI (“Upaya Konservasi Kasuari Melalui Masyarakat Sekitar Hutan Di Papua Barat”)

BPK Manokwari (Manokwari, 2015)_Kasuari, ya salah satu burung langka yang dilindungi di Papua. Kondisi saat ini telah mendapat ancaman baik secara langsung maupun tidak langsung. Kondisi habitat yang telah berubah, dapat menjadi ancaman yang secara tidak langsung ditambah lagi dengan adanya perburuan yang dapat mempengaruhi keberadaan Kasuari.

Keberadaan satwa ini selalu menjadi incaran para pemburu untuk diambil telur, daging maupun bulunya sebagai pelengkap aksesoris pakaian adat. Tidak semua suku yang ada di Papua memanfaatkan burung sebagai pemenuhan kebutuhan protein hewani maupun sebagai pelengkap aseksoris pakaian adat. Demikian disampaikan Hadi Warsito, S.Hut, M.Sc, peneliti Balai Penelitian Kehutanan Manokwari (BPK Manokwari)

anigif_kopi_kasuari

Hasil penelitian Warsito menunjukan  bahwa burung kasuari merupakan salah satu jenis burung yang rentan kepunahan karena selalu diburu untuk diambil bagian-bagian tubuhnya. Hal ini dipercepat lagi dengan rusaknya habitat alami, sebagai dampak dari pembalakan liar, kebakaran hutan, bencana alam dan konversi hutan menjadi areal untuk pemanfaatan lain seperti perkebunan, pertambangan, transmigrasi dan pemukiman penduduk.

“Kalau hal tersebut tidak segera ditangani maka jelas nasib Kasuari akan punah,”kata Warsito.

Warsito mengatakan bahwa konservasi kasuari dapat dilaksanakan meliputi eksitu maupun insitu dengan pelibatan masyarakat sekitar kawasan hutan.

Lebih lanjut Warsito mengatakan bahwa “Kopi Kasuari” merupakan salah satu terobosan yang menarik untuk mendukung konservasi burung Kasuari. Kopi adalah salah satu komoditas yang belum banyak diusahakan oleh masyarakat sebagai usaha dalam peningkatan perekonomian keluarga. Pemberdayaan masyarakat melalui sektor industri rumah tangga dalam pengolahan kopi diharapkan dapat meningkatkan peluang usaha dan membuka lapangan kerja baru.  Kopi ini diperoleh melalui proses yang melibatkan kasuari.

Kopi kasuari adalah salah satu varian kopi hasil olahan yang dapat dilakukan skala rumah tangga. Produk yang dihasilkan secara tidak langsung dapat mengkonservasi kasuari yang merupakan sebagai faktor produksi. Dengan menggunakan metode uji kafein dan spektrofotometri UV-vis pada kopi robusta, kafein berkisar 1,66 hingga 1,82 dan kandungan Flavanoid (11,86%), Alkaloid (5,74%) dan Saponin (2,24%). Produk kopi kasuari olahan diharapkan mampu menjadi trademark bagi Provinsi Papua Barat sebagai ikon daerah yang berlambang Kasuari. Selain itu keuntungan secara ekonomi dan usaha konservasi dapat berjalan dengan lancar.  Kalau mau merasakan nikmatnya Kopi Kasuari silahkan datang ke kantor kami, tambah  Hadi. ***(YN)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto Bulan Ini

Buku

Teknik Penagkaran Burung Mambruk (Goura Sp.)

Buku yang di tulis oleh Hadi Warsito ini menjelaskan tentang Burung Mambruk (Gorua Sp.)  yang di kategorikan mendapat perlindungan dari ...

Baca selengkapnya

30 Tahun Wanariset Anggresi

Buku 30 Tahun Wanariset Anggresi: Sebuah Hasil Kerja Bersama merupakan buku yang dibuat untuk memperkenalkan salah satu aset berharga BP2LHK Manokwari yang ...

Baca selengkapnya

Rediversifikasi Pangan Papua 2

Buku ini mengungkapkan keanekaragaman flora tanah Papua dan pemanfaatannya oleh masyarakat tradisional dan prospek pengembangan sebagai diversifikasi bahan pangan. Buku ...

Baca selengkapnya

Rediversifikasi Pangan Papua 1

Buku ini mengungkapkan keanekaragaman flora tanah Papua dan pemanfaatannya oleh masyarakat tradisional dan prospek pengembangan sebagai diversifikasi bahan pangan. Buku ...

Baca selengkapnya

Warta Matoa

Pos-pos Terbaru

Link Terkait

  • Pengunjung

    0106208
    Hari ini : 88
    Kemarin : 100
    Bulan ini : 1034
    Total Kunjungan : 106208
    Hits Hari ini : 1074
    Total Hits : 1193084
    Who's Online : 5

    Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2020

    Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2020

    Bangga Buatan Dalam Negeri

    Bangga Buatan Dalam Negeri

    FORDA ANNIVERSARY

    Visitor Map

    Flag Counter
    Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup Dan kehutanan