Manfaat Buah Nipah

Oleh : Freddy J. Hutapea

Pendahuluan

Papua memiliki beraneka ragam sumberdaya alam yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi produk yang bernilai jual tinggi dan bermanfaat bagi kehidupan. Keberadaan hutan yang sangat luas menjadi faktor pendukung dalam penyediaan sumberdaya tersebut, dan tidak dapat dipungkiri, masyarakat Papua memiliki ikatan yang sangat kuat dengan hutan, sehingga sering terdengar oleh telinga kita bahwa hutan itu adalah ibu bagi masyarakat Papua.

Sayangnya, kelimpahan sumberdaya tersebut sering tidak memberikan hasil secara optimal karena keterbatasan pengetahuan, keterampilan, hingga minimnya dukungan pemerintah. Salah satu sumberdaya yang belum dimanfaatkan secara optimal dan bahkan sering terkesan diabaikan adalah buah nipah. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai potensi pemanfaatan buah nipah.

Buah Nipah

Buah nipah merupakan salah satu produk yang dihasilkan oleh nipah (Nypa fruticans Wurmb). Meskipun belum ada data akurat yang menunjukkan potensi nipah dan buah yang dihasilkannya di Papua, namun secara kasat mata kita dapat melihat keberadaaan tumbuhan ini yang cukup melimpah. Kelimpahan tumbuhan ini di alam memberikan peluang yang sangat besar untuk mendapatkan buah nipah yang banyak.

Selama ini buah nipah sering diabaikan oleh masyarakat yang tinggal di dekat hutan nipah. Masyarakat cenderung lebih mengutamakan nira nipahnya daripada bagian nipah yang lain. Ketika masyarakat hendak memanen nira nipah, mereka memotong dan membiarkan buah nipah begitu saja

JENIS UJI KANDUNGAN DALAM

BUAH NIPAH (PER 100 G)

Kadar air (g)

Kadar abu (g)

Kadar lemak (g)

Kadar protein (g)

Kadar karbohidrat (g)

Total gula (g)

Vitamin C (g)

Vitamin E (mg)

38,96

0,98

0,70

2,95

56,41

27,22

0,60

0

hingga terbawa arus pasang surut air laut. Walaupun cara tersebut memiliki dampak yang positif dalam permudaan nipah, namun dalam rangka optimalisasi nipah, hal ini menunjukkan belum optimalnya pemanfaatan nipah. Hasil penelitian Subiandono et al. (2011) menunjukkan bahwa buah nipah memiliki kandungan karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin yang berguna bagi tubuhmanusia Tingginya kadar karbohidrat dalam daging buah nipah (Tabel) menunjukkan bahwa buah nipah sangat potensial untuk dikembangkan menjadi bahan pangan alternatif seperti tepung nipah. Hasil analisis kadar gizi tepung nipah menunjukkan bahwa tepung nipah memiliki kandungan serat yang tinggi, kandungan lemak yang rendah, dan kalori yang rendah, sehingga memiliki potensi untuk dijadikan sebagai bahan pangan bagi orang yang sedang berdiet. Selain tepung nipah, beberapa bahan pangan lainnya juga bisa dikembangkan dari nipah seperti nata, manisan, makanan kaleng (Daryono et al., 2010), minuman es buah nipah, kolak buah nipah (Mrabawani, 2010), maupun bahan pangan lainnya.

Masalah dan Solusi

Permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat local dalam rangka mengotimalkan pemanfaatan buah nipah ini adalah minimnya pengetahuan masyarakat tentang cara mengolah buah nipah, tidak tersedianya pasar, kurangnya modal, hingga minimnya informasi yang sampai ke masyarakat tentang betapa potensialnya buah nipah ini. Solusi yang tepat adalah keterlibatan pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat yang dapat diwujudkan dengan kegiatan penyuluhan, pelatihan, pemberian modal, hingga penyediaan pasar yang mampu menyerap hasil kerja masyarakat.

Kesimpulan

Nipah merupakan tanaman potensial yang memiliki prospek yang cerah untuk dikembangkan menjadi produk produk yang bermanfaat bagi manusia. Buah nipah sangat potensial untuk dikembangkan menjadi bahan pangan seperti tepung nipah, nata, manisan, makanan kaleng, minuman es buah nipah, kolak buah nipah, dan bahan pangan lainnya. Dalam rangka mengotimalkan buah nipah ini, peran pemerintah masih sangat diperlukan.

Daftar Pustaka

Daryono, H., A. Subiakto & T. E. Komar. 2010. Pengembangan Sumber Benih Unggul Nipah (Nypa fruticans Wurmb) Penghasil Nira yang Produktif Sebagai Sumber Bioetanol. Laporan Hasil Penelitian. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan dan Konservasi Alam. Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan. Departemen Kehutanan. Bogor. Tidak diterbitkan.

Subiandono, E., N. M. Heryanto & E. Karlina. 2011. Potensi Nipah (Nypa fruticans (Thunb.) Wurmb.) sebagai Sumber Pangan dari Hutan Mangrove. Buletin Plasma Nuftah, 17(1): 54-60.

Mrabawani.2010. Nipah Juga Bermanfaat. Http://titanih.multiply.com/journal/item/8?&showinterstitial=1&u =%2Fjournal%2Fitem. Diakses tanggal 26 Februari 2013.

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto Bulan Ini

Buku

Teknik Penagkaran Burung Mambruk (Goura Sp.)

Buku yang di tulis oleh Hadi Warsito ini menjelaskan tentang Burung Mambruk (Gorua Sp.)  yang di kategorikan mendapat perlindungan dari ...

Baca selengkapnya

30 Tahun Wanariset Anggresi

Buku 30 Tahun Wanariset Anggresi: Sebuah Hasil Kerja Bersama merupakan buku yang dibuat untuk memperkenalkan salah satu aset berharga BP2LHK Manokwari yang ...

Baca selengkapnya

Rediversifikasi Pangan Papua 2

Buku ini mengungkapkan keanekaragaman flora tanah Papua dan pemanfaatannya oleh masyarakat tradisional dan prospek pengembangan sebagai diversifikasi bahan pangan. Buku ...

Baca selengkapnya

Rediversifikasi Pangan Papua 1

Buku ini mengungkapkan keanekaragaman flora tanah Papua dan pemanfaatannya oleh masyarakat tradisional dan prospek pengembangan sebagai diversifikasi bahan pangan. Buku ...

Baca selengkapnya

Warta Matoa

Pos-pos Terbaru

Link Terkait

  • Pengunjung

    0106204
    Hari ini : 84
    Kemarin : 100
    Bulan ini : 1030
    Total Kunjungan : 106204
    Hits Hari ini : 924
    Total Hits : 1192934
    Who's Online : 4

    Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2020

    Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2020

    Bangga Buatan Dalam Negeri

    Bangga Buatan Dalam Negeri

    FORDA ANNIVERSARY

    Visitor Map

    Flag Counter
    Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup Dan kehutanan